Seberapa Keras Makmum Ucapkan “Aamiin” Saat Shalat? - Syaikh Sa'ad bin Turki Al-Khotslan

Download-Informationen und Videodetails Seberapa Keras Makmum Ucapkan “Aamiin” Saat Shalat? - Syaikh Sa'ad bin Turki Al-Khotslan
Autor:
ShahihFiqihVeröffentlicht am:
16.11.2025Aufrufe:
198Beschreibung:
Sebagian imam masjid di bulan Ramadhan memanjangkan doa, sebagian lainnya memendekkannya. Mana yang benar? JAWABAN : Yang benar adalah yang tidak berlebihan dan tidak terlalu membatasi. Memanjangkan doa yang memberatkan para makmum adalah terlarang, karena ketika sampai kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam bahwa Muadz bin Jabal memanjangkan shalat ketika mengimami kaumnya, beliau marah kepadanya dengan kemarahan yang tidak pernah seperti itu dalam bimbingannya. Saat itu beliau berkata kepada Muadz, “Wahai Muadz, apakah engkau mau membuat kekacauan” (HR. Bukhari dan Muslim) Maka yang benar adalah sebatas kalimat-kalimat yang ada tuntunannya, atau lebih sedikit. Tentunya, berpanjang-panjang dalarn berdoa akan memberatkan bagi para makmum, terutama orang-orang yang lemah. Lagi pula, di antara orang-orang itu ada yang sedang banyak pekerjaan, tapi mereka tidak mau beranjak sebelum imam selesai, namun di sisi lain, hal itu memberatkan mereka. Karena itu, nasehat saya untuk saudara-sudara para imam, agar mengambil sikap pertengahan, dan sebaiknya, sekali-kali meninggalkan doa agar para makmum mengerti bahwa doa itu tidak wajib Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah (Kitab ad-Da’wah 5, (2/ 798-199).) #alfatihah #shalat #sholat #amin #aamiin #solat
Ähnliche Videos: Seberapa Keras Makmum Ucapkan

Penutup Doa Terbaik Agar Cepat Dikabulkan - Syaikh Sa'ad bin Nashir Asy-Syatsri

Apakah Boleh Langsung Bunuh Tukang Sihir? - Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al-Fauzan

Bolehkah Mengucap Aamiin Setelah Doa di Tasyahud? - Syaikh Sa'ad bin Nashir Asy-Syatsri

Kenapa Ulama Berbeda Pendapat? - Syaikh Sa'ad bin Nashir Asy-Syatsri

𝙃𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜𝙣𝙮𝙖 𝙋𝙧𝙞𝙣𝙨𝙞𝙥 𝘿𝙖𝙨𝙖𝙧 di Media Sosial - Syaikh Sulaiman Ar-Ruhaily

