Apakah Anda Menggunakan Kompresor yang Salah? Kelas Master Kompresi

Informasi unduhan dan detail video Apakah Anda Menggunakan Kompresor yang Salah? Kelas Master Kompresi
Pengunggah:
In The MixDiterbitkan pada:
15/2/2025Penayangan:
373.5KDeskripsi:
Video ini akan membantu Anda memahami perbedaan antara kompresor FET, Tube, OPTO, dan VCA. Ada banyak contoh audio, dan saya berusaha seminimal mungkin membahasnya. Saya telah memberikan lebih banyak informasi tentang setiap jenis kompresor di bawah ini! Saya juga ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada semua orang yang telah berpartisipasi dalam tantangan komunitas terakhir kami. Akan ada kontes Remix lain dengan lebih banyak hadiah segera. Saya sedang menyelesaikan detail akhirnya. 0:00 - Tentang apa video ini? 0:50 - FET / 1176 2:35 - OPTO / LA-2A 4:30 - TUBE 5:30 - VCA (Favorit saya) 7:47 - Transient Shapers 9:19 - Mari kita ngobrol! Kompresi FET: Ini adalah kompresor yang berani dengan waktu serangan yang cepat. Kompresor FET tidak halus dan biasanya menghasilkan nada yang jelas dan familiar. Berhati-hatilah dengan waktu serangan yang cepat tersebut, sebaiknya mulai dengan waktu serangan yang lebih lambat (masih sangat cepat yaitu 800 mikrodetik). Beberapa contoh terkenal termasuk UREI 1176 (terutama revisi C, D, dan E). Cobalah menggunakan kompresor FET untuk mengendalikan transien vokal atau instrumen selama perekaman dan lanjutkan dengan kompresor yang lebih lambat dan halus seperti tabung atau optik. Kompresi Tabung: Beberapa kompresor pertama menggunakan tabung (atau katup) untuk mengontrol pengurangan gain. Kompresor ini biasanya memiliki waktu attack dan release yang lambat sehingga dapat mempertahankan transien dengan baik. Kompresor ini sering digambarkan sebagai "muscial" dan "warm" karena pewarnaan/saturasi yang dihasilkannya. Seringkali kompresor tabung (atau pre-amp) dapat menjadi bentuk EQ yang efektif karena perubahan nada dramatis yang dihasilkannya! Beberapa contoh terkenal termasuk Fairchild 670 dan Manley Vari-Mu. Kompresi Optik: Kompresor ini memiliki desain sirkuit yang sangat unik di mana sinyal audio (sebagai arus listrik) menyebabkan cahaya bersinar dengan intensitas yang bervariasi. Cahaya tersebut dideteksi oleh fotosel dan arus yang dihasilkan digunakan untuk menentukan pengurangan gain yang diterapkan. Kecepatan cahaya sangat cepat, tetapi bohlam atau LED tidak bereaksi cepat terhadap transien. Hal ini memungkinkan kompresor optik memiliki perilaku serangan dan pelepasan yang unik, di mana waktu pelepasan berubah secara non-linier bergantung pada jumlah sinyal input. Gunakan kompresor ini dengan hati-hati untuk kompresi transparan dan perataan umum, atau dorong dengan kuat untuk pemompaan dan distorsi yang jelas. Kompresor ini sering dipasangkan dengan tingkat keluaran tabung atau transistor untuk menambah saturasi. Contoh terkenalnya antara lain TELETRONIX LA-2A. Kompresi VCA: Kompresi yang paling fleksibel dan dapat disesuaikan dari keempat jenis kompresor ini. Kompresor ini unggul secara merata pada seluruh campuran dan dapat ditemukan di kompresor mastering dan konsol mixing terbaik termasuk SSL, Neve, dan API. Beberapa contoh terkenalnya antara lain Distressor, SSL G comp, dan API 2500. Kompresor ini adalah jenis yang paling umum karena menawarkan suara yang luar biasa, relatif terjangkau, dan lebih mudah dirawat dengan sirkuit solid state.
Video serupa: Apakah Anda Menggunakan Kompresor yang Salah

Mengungkap mode pada gitar: tidak ada yang lebih sederhana dari ini

Lush Reverb That’s Easy to Dial | NUCLEO (Cornerstone) - Pedal Demo

Easy Vox Style Map Animation (After Effects Tutorial)

Mempercepat Proses Melukis Digital Anda (Flatting)

6 Top Easy Transitions in Adobe Premiere Pro

