Korban Ukraina vs. Wilayah Rusia yang Diperoleh /Letnan Kolonel Daniel Davis & Kolonel Jacques Baud

Informasi unduhan dan detail video Korban Ukraina vs. Wilayah Rusia yang Diperoleh /Letnan Kolonel Daniel Davis & Kolonel Jacques Baud
Pengunggah:
Daniel Davis / Deep DiveDiterbitkan pada:
20/11/2025Penayangan:
30.4KDeskripsi:
**MERCH BARU** Jaket & Sweatshirt, Mug Termal!! Merchandise Daniel Davis Deep Dive: Toko Etsy Selama dua bulan terakhir, Rusia telah dengan cepat memperluas wilayah jajahannya di Ukraina—kemungkinan hingga 900–1.000 km persegi dalam satu bulan, yang menurut para analis akan menjadi rekor masa perang. Namun, para ahli menekankan bahwa tujuan utama Rusia bukanlah wilayah, melainkan demiliterisasi: menghancurkan potensi militer Ukraina. Menurut perkiraan mereka (yang tidak dapat diverifikasi secara independen), Rusia secara efektif telah menghancurkan pasukan yang setara dengan tentara Ukraina dua atau tiga kali lipat, menyebabkan kerugian personel yang signifikan, dan melemahkan infrastruktur, ekonomi, serta pertahanan udara Ukraina. Pendekatan strategis ini—menghancurkan kapasitas terlebih dahulu—memungkinkan Rusia untuk merebut wilayah dengan lebih mudah nanti dalam satu "serangan tunggal". Karena Ukraina menghadapi banyak korban jiwa, desersi, dan berkurangnya jumlah personel, para analis berpendapat bahwa Ukraina mungkin akan segera tidak dapat melanjutkan perang, terlepas dari keinginan politik di Kyiv. Tren medan perang ini telah menghidupkan kembali pembicaraan tentang rencana perdamaian 28 poin yang dipimpin AS, yang kabarnya disusun oleh Menteri Luar Negeri Witkoff dan Jared Kushner—bukan oleh Rusia. Namun, para petinggi AS berpendapat bahwa Putin hanya berpura-pura tertarik pada negosiasi untuk melonggarkan sanksi AS yang akan datang. Para pejabat Rusia mengatakan mereka bersedia meninjau proposal tersebut, tetapi mereka bersikeras bahwa persyaratan inti mereka tetap tidak berubah: Ukraina harus menarik diri dari empat oblast (Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, Kherson). Ukraina harus meninggalkan keanggotaan NATO. Namun, Eropa sangat menentang negosiasi berdasarkan ketentuan ini dan telah menekan Zelensky untuk tidak terlibat dalam perundingan—sebagaimana sebelumnya mereka menentang upaya mediasi AS-Rusia pada awal tahun 2025. Di dalam negeri Rusia, jajak pendapat menunjukkan adanya peningkatan kelelahan akibat perang, yang mungkin memberi Putin insentif sederhana untuk mempertimbangkan kompromi. Salah satu gagasan yang dilaporkan dibahas antara Trump dan Putin adalah menggunakan garis depan saat ini—bukan batas politik penuh—sebagai batas de facto di oblast selatan (Zaporizhzhia dan Kherson). Para analis menekankan bahwa detailnya belum jelas dan belum dikonfirmasi secara publik. Namun, para pemimpin militer Rusia bersikeras bahwa mereka tidak akan "mengembalikan" satu pun oblast selatan dan hanya akan mengambil alih semuanya secara militer jika kesepakatan tersebut menuntut konsesi teritorial. Terakhir, para pengamat mencatat bahwa rencana perdamaian AS yang dilaporkan tidak membahas "denazifikasi", sebuah kondisi yang diajukan Rusia pada tahun 2024. Masih belum jelas apakah Moskow akan mencabut atau melunakkan persyaratan ini dalam penyelesaian akhir.
Video serupa: Korban Ukraina vs

Col Doug Macgregor: Russia Warns Ukraine: Time to Surrender

NATO Threatens RUSSIA w/Pre-emptive Action /Lt Col Daniel Davis

Langkah mengejutkan Putin: Invasi Ukraina dihentikan - Intelijen AS ungkap fakta baru

Russia seizes Ukrainian border villages as its bombing campaign slows

CHECHEN BORDER: RUSSIAN FLAG FLYING OVER GUDERMES

