Peninggalan Turki-Utsmani di Madinah | Arab Saudi

Informasi unduhan dan detail video Peninggalan Turki-Utsmani di Madinah | Arab Saudi
Pengunggah:
Fatih KoparanDiterbitkan pada:
31/12/2025Penayangan:
2.4KDeskripsi:
Hari ini kami berada di pemberhentian paling emosional dari perjalanan kami di Arab Saudi: Madinah. Di tanah suci ini, yang dahulu dipertahankan dengan gagah berani oleh Fahrettin Pasha, yang dikenal sebagai “Harimau Gurun”, kami menelusuri warisan unik Kesultanan Utsmaniyah, mengunjungi Jalur Kereta Api Hijaz, serta menjelajahi peninggalan Turki yang masih berdiri hingga hari ini. Seluruh detail mengenai visa Arab Saudi dan persyaratan perjalanan terkini dijelaskan secara lengkap di dalam video! Lanjutan video Arab Saudi saya: Disponsori oleh Fatih Koparan Just English Dil Okulları ( ) Media sosial: Twitter: Instagram: TikTok: #Iklan Madinah selama berabad-abad merupakan salah satu kota yang paling diperhatikan oleh Kesultanan Utsmaniyah. Penggunaan gelar “Hâdimü’l-Haremeyn” (Pelayan Makkah dan Madinah) oleh para sultan Utsmaniyah mencerminkan besarnya perhatian terhadap pembangunan arsitektur dan infrastruktur kota ini. Berikut adalah daftar peninggalan utama Turki–Utsmaniyah yang terdapat di Madinah: 1. Jejak Utsmaniyah di Masjid Nabawi Meskipun Masjid Nabawi telah beberapa kali direnovasi pada masa Utsmaniyah, renovasi paling besar dilakukan pada masa pemerintahan Sultan Abdülmecid (1848–1861). • Tiang-tiang Masjid Nabawi: Sebagian dari tiang-tiang yang ada di dalam masjid serta kaligrafi di atasnya berasal dari periode Utsmaniyah. • Kubah Hijau (Kubbe-i Hadra): Kubah yang menaungi makam Nabi Muhammad ﷺ memperoleh bentuknya saat ini dan warna hijau yang terkenal pada masa Sultan Mahmud II. 2. Stasiun Kereta Api Hijaz Madinah (Amberiye) Merupakan stasiun terakhir dari Jalur Kereta Api Hijaz yang dibangun oleh Sultan Abdülhamid II. • Gedung stasiun: Saat ini difungsikan sebagai museum dan mencerminkan seni pahat batu serta estetika arsitektur pada masanya. • Masjid Amberiye: Terletak tepat di samping stasiun dan juga dibangun oleh Abdülhamid II, masjid ini menonjol dengan penggunaan batu basal hitam dan menampilkan ciri arsitektur klasik Utsmaniyah. 3. Benteng dan tembok Utsmaniyah Untuk menjamin keamanan Madinah, pada masa Utsmaniyah dibangun tembok kota dan benteng di titik-titik strategis. • Benteng pertahanan: Sebagian masih berdiri hingga kini atau lokasi keberadaannya diketahui, membentuk garis pertahanan kota. • Bangunan pos jaga: Di jalur-jalur strategis sekitar Madinah dapat ditemukan bangunan pos jaga batu bergaya Utsmaniyah. 4. Saluran air dan infrastruktur Untuk memenuhi kebutuhan air Madinah, para insinyur Utsmaniyah menyempurnakan sistem air yang telah ada. • Perbaikan Ayn-ı Zübeyde: Sejak masa Sultan Süleyman Agung, para sultan secara rutin memperbarui saluran air dan air mancur kota. • Sebil: Di kawasan pemukiman lama kota, masih dapat ditemukan sisa-sisa sebil dan air mancur dengan pengerjaan marmer bergaya Utsmaniyah. #madinah #arabsaudi #utsmaniyah
Video serupa: Peninggalan Turki

Wadi-e-Jinn di Madinah | Jin mengendarai mobilku?!

Kurtlar Vadisi Pusu - 153. Bölüm FULL HD

Kurtlar Vadisi Pusu - 151. Bölüm FULL HD
![Lives of Sahaba 24 - Uthman b. Affan 4 - Accomplishments of Uthman [r]- Yasir Qadhi](https://videodownloadbot.com/images/video/fdf/zgz9bg3mrr5igj3lndnl2dr8umvrsrov_medium.jpeg)
Lives of Sahaba 24 - Uthman b. Affan 4 - Accomplishments of Uthman [r]- Yasir Qadhi

МУМБАИ: Мегагород Индии. Война с англичанами, трущобы и мини Лондон

